27 July 2005 - Kadin: Selaraskan Aturan Pusat-Daerah
Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia mendesak pemerintah untuk menyelaraskan peraturan pusat dan daerah supaya memberikan kepastian hukum bagi industri telematika di dalam negeri.

27 July 2005 - Pemerintah agar hapus disinsentif telematika
Kamar Dagang dan Industri Indonesia mendesak pemerintah agar segera menghilangkan berbagai regulasi yang justru menjadi disinsetif bagi berkembangnya industri telekomunikasi dan informatika di Tanah Air.

News
2 September 2004 - Esia Luncurkan 5 Paket Baru

Esia, produk telepon nirkabel andalan PT Bakrie Telecom, kembali meneruskan gebrakan baru untuk meningkatkan jumlah pelanggannya. Tidak tanggung-tanggung, kali ini dengan menggandeng produsen ponsel terkemuka Nokia, Esia menawarkan Paket "Gile Bener" yang membebaskan pelanggan Esia yang membeli produk Nokia baru 2112 dari kewajiban membayar telepon lokal dan SMS. Paket ini berlaku hingga akhir bulan Desember 2004.

"Selama ini operator telepon lain hanya membebaskan biaya percakapan telepon pada jam-jam tertentu saja, tapi Esia mengambil selangkah kedepan dengan memberikan kemudahan ini selama satu hari penuh, baik dengan sesama pelanggan Esia, telepon lokal ke rumah maupun SMS.", tegas Bismarka Kurniawan, Deputy Presiden Direktur PT Bakrie Telecom dalam acara jumpa pers kemarin di Jakarta.

Selain paket Gile Bener, Esia juga punya paket promosi kartu regular yang baru. Paket ini menurut Bismarka ditujukan bagi mereka yang sudah menjadi pelanggan Esia atau baru saja membeli kartu perdana Esia. Sesuai dengan namanya, Esia akan membayarkan tagihan telepon lokal pelanggannya tiap hari Sabtu dan membayarkan beban tagihan SMS ke seluruh Indonesia tiap hari Minggu. "Pokoknya pelanggan Esia bisa bebas telepon tiap Sabtu dan SMS tiap Minggu karena kami akan menanggungnya", kata Bismarka.

Ditambahkan Bismarka pihaknya juga mengeluarkan 2 tawaran menarik lainnya untuk melengkapi layanan Esia. Pertama Esia juga mengeluarkan tarif super hemat yang dinamakan Serba 125 untuk percakapan telepon antar pelanggan Esia. Tarif yang ada dipatok Rp. 125,- per 30 detik. "Tawaran ini akan semakin mendorong pelanggan Esia untuk memanfaatkan layanan Esia sekaligus menjaga loyalitas mereka", tegas Bismarka.

Selanjutnya Esia juga menyediakan voucher atau kartu isi ulang baru senilai Rp. 5.000,- dan Rp. 10.000,- yang terendah di bisnis telekomunikasi. Penyediaan ini akan semakin memberikan keleluasaan dan kemudahan bagi pelanggan Esia mendapatkan pulsa telepon. "Sejauh ini Esia memang sudah memiliki voucher senilai Rp. 25.000,- hingga Rp. 250.000,-. Kami berharap dengan beragamnya nilai voucher ini pelanggan Esia memiliki pilihan untuk mendapatkan pulsa baik secara konvensional maupun elektronis dengan memanfaatkan fasilitas pembayaran on-line", kata Bismarka

Peluncuran fitur-fitur serba gratis ini, menurut Bismarka mengawali gebrakan komersial yang akan terus dilakukan Esia. Serangkaian aktivitas komersial telah dipersiapkan Esia untuk meyakinkan publik bahwa Esia merupakan produk telepon yang berkualitas namun terjangkau. Dengan mengangkat tema argo kuda, Esia ingin menunjukkan bahwa pulsa telepon Esia sangatlah ekonomis dan cocok bagi mereka yang menghargai nilai uang.

"Masyarakat semakin sadar akan pentingnya arti komunikasi dan handphone bukan lagi merupakan produk gengsi-gengsian. Handphone sudah menjadi kebutuhan bagi setiap golongan masyarakat. Biaya komunikasi lewat handphone sudah menjadi pengeluaran bulanan nomor 3 atau 4 terbesar. Karena itu Esia berupaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan memperluas kesempatan pada masyarakat luas yang semakin cost conscious", ujarnya.

Sedangkan Hasan Aula, Country Manager Nokia Mobile Phones Indonesia menegaskan kembali komitmen Nokia dalam menunjang perkembangan pasar CDMA di Indonesia. "Sejalan dengan berkembangnya pasar CDMA di Indonesia, Nokia berkomitmen untuk dapat memenuhi kebutuhan para pengguna CDMA dengan menawarkan produk-produk yang inovatif dan customised untuk konsumen di kawasan ini dan untuk itu kami bangga dapat menawarkan sesuatu yang baru bagi para pengguna telpon tetap di Indonesia dengan meluncurkan Nokia 2112, "ujar Hasan Aula.

Lebih lanjut Hasan menambahkan "Kami percaya bahwa dengan serangkaian fitur yang menarik dan harga yang kompetitif, ponsel 2112 ini akan menjadi ponsel yang tepat di segmen ini. Kami juga berharap agar fitur-fitur baru dari ponsel ini dapat menjawab kebutuhan para pengguna telepon tetap untuk aktifitas komunikasi yang kreatif dan menyenangkan".

Revitalisasi Bakrie Telecom
Pada kesempatan yang sama Anindya N Bakrie, Presiden Direktur PT Bakrie Telecom menegaskan kembali komitmen Esia untuk mengembangkan layanan telekomunikasi yang memiliki nilai value for money dan berkualitas dengan menyediakan 400 ribu satuan sambungan telepon (sst) pada akhir tahun 2004 dan terus dikembangkan hingga 3 juta sst pada lima tahun mendatang.

"Komitmen tersebut kami wujudkan dengan mengadakan berbagai terobosan baru atau langkah revitalisasi di berbagai hal seperti customer relationship management, network dan marketing untuk lebih memacu penjualan Esia. Terobosan ini sekaligus melengkapi langkah Bakrie Telecom menjalin kerjasama dengan berbagai mitra usaha yang dapat memudahkan masyarakat mendapatkan layanan telepon Esia maupun peningkatan kualitas jaringan yang menjamin kehandalan percakapan telepon Esia. Salah satunya adalah kerjasama dengan produsen ponsel terkemuka Nokia ", papar Anindya.

Menurut Anindya bulan September ini, tepat satu tahun Esia beroperasi dijadikan momentum untuk terus maju dan menjadi lebih baik. "Sebagai operator telepon tetap tanpa kabel kami menyadari kebutuhan masyarakat akan jasa telepon yang berkualitas namun terjangkau. Karena itu kami senantiasa berusaha mencari terobosan-terobosan yang dapat mewujudkan kebutuhan masyarakat tersebut. Fokus kami adalah menyediakan layanan yang berkualitas, tetapi juga tidak memberatkan masyarakat", ujar Anindya.

Langkah mewujudkan layanan yang berkualitas antara lain dilakukan dengan memperkuat kualitas sinyal Esia di Jakarta dan Bandung. "Untuk tahap pertama hingga bulan September ini peningkatan kualitas jaringan kami fokuskan pada lokasi perkotaan dimana traffic pembicaraan sangat padat, termasuk di dalamnya penguatan sinyal di dalam gedung-gedung (inbuilding solution). Selanjutnya pengembangan jaringan kami arahkan pada wilayah pinggiran kota untuk memperluas coverage layanan Esia. Bahkan kami akan secara agresif merencanakan untuk merambah ke kota-kota lain di Jawa Barat dan Banten begitu peningkatan untuk Jakarta dan Bandung selesai tahun ini", papar Anindya.

Selain menyempurnakan kualitas layanan, menurut Anindya, Bakrie Telecom juga memperkuat jajaran manajemennya dengan sumber daya manusia yang memiliki pengalaman tinggi dalam bidang telekomunikasi. Salah satunya adalah dengan mengangkat Prafulla Gupta sebagai deputy presiden direktur operasional bidang network & operation. Prafulla sebelumnya pernah menjabat sebagai CEO Reliance Infocomm, operator telepon CDMA di India yang berhasil mencapai penjualan 1 juta nomor per bulannya. Diharapkan pengalamannya tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi Bakrie Telecom dalam memacu jumlah pelanggannya.

Keseriusan dan komitmen PT. Bakrie Telecom dalam menjalankan usahanya di bidang telekomunikasi diwujudkan melalui berbagai langkah untuk mempermudah dan memperluas penetrasi pasar. PT. Bakrie Telecom mulai memasarkan Esia pada September 2003 untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Layanan Esia kemudian diperluas ke wilayah Bandung dan sekitarnya mulai Bulan Mei baru-baru ini. Teknologi yang digunakan adalah CDMA 2000 1X yang berjalan pada pita frekuensi 800 MHz dengan bandwith 10 MHz penuh. Pita frekuensi yang dianggap terbaik untuk penyelenggaraan jasa telekomunikasi berbasis teknologi CDMA.

Sejak dioperasikannya kantor Esia di Bandung dua bulan lalu, kantor cabang Bandung telah memiliki lima buah gerai dan sepuluh Point of Sales yang terletak di pusat-pusat sentra ponsel dan mal di Bandung. Beberapa langkah terobosan secara non tradisional dilakukan oleh Esia di Bandung diantaranya menggandeng Pondok Pesantren Daarut Tauhid untuk kerjasama pemasaran dan penjualan kartu Esia, bekerjasama dengan Polwiltabes Bandung untuk menyediakan layanan nomor kepolisian yang dapat dihubungi oleh masyarakat mengenai kondisi keamanan wilayah dan melakukan upaya pemasaran bersama dengan Institute Teknologi Bandung (ITB)

Langkah-langkah pemasaran ini terbukti sangat efektif dalam menunjang penjualan kartu sekaligus memperbesar customer base Esia di Bandung. Esia juga menyediakan isi ulang pulsa secara elektronik melalui gerai e-pay di 100 lokasi di Bandung, serta akses pembayaran tagihan dan melalui Bank Mandiri dan pembelian handset melalui berbagai institusi keuangan seperti Adira Finance dan Sumber Kredit.


-original source-


copyright @ 2005